Pages

Senin, 25 November 2013

"Keputusan Memang Dibuat Berdasarkan Pilihan Terbaik Pada Saat Itu”

Kesal, marah, kecewa, sedih, senang, bahagia dan bahkan mungkin tertawa atau bersyukur.. itulah perasaan dan reaksi yang muncul di saat kita menjalani keputusan yang telah kita ambil entah itu memilih pendidikan yang inginn ditekuni, memilih pasangan hidup sehidup semati, memilih tempat berkarya sampai tiba pensiun, memilih lokasi tempat tinggal tuk berteduh sampai usia senja, atau bahkan memilih sahabat baik tuk menjadi bagian dari hidup dan sebagainya.  Pernahkah kita sesali keputusan yang telah kita ambil ? Tak dipungkiri tentu diantara kita pernah menyesali keputusan yang hasilnya mungkin tak seperti yang kita harapkan meski telah melalui proses pemikiran dan pertimbangan yang tidak sedikit dan kita pikirkan masak-masak. Tak perlu gundah dahulu dan tak perlu sesali apapun keputusan yang kita kita ambil dan jalankan karena keputusan yang telah kita buat dan putuskan adalah memang keputusan yang terbaik pada saat itu..... 
Marilah kita belajar untuk memahami bahwa waktu memang terus melangkah laju ke depan tanpa menghiraukan kita yang tertinggal atau ingin kembali untuk menghapuskan jejak-jejak langkah yang kita torehkan meski sesekali kepala menengok ke belakang. Yang pasti tiada jalan kita tuk kembali karena memang masa lalu tak akan pernah kembali dan yang ada hanyalah masa ke depan yang harus kita  hadapi dengan bekal keberanian. 
Pahamilah, kita tidak akan dapat mundur ke belakang, kita hanya dapat mengevaluasi kembali segala tindakan dan keputusan yang telah kita ambil dan jalankan meski duri tajam menghunus kalbu telah kita rasakan. Tak salah ketika penyesalan tidak akan pernah mengubah masa lalu dan tiada berguna menyesalinya berkepanjangan yang membuat energi dan pikiran kita habis terbuang. Introspeksi dan perbaiki keputusan-keputusan dan belajarlah dari banyak kesalahan yang terjadi. 
Tak mengapa tuk sesekali tengok ke belakang bila hanya sekedar membuat langkah berbeda sebagai langkah perbaikan. Anggaplah ia sebagai kerikil-kerikil seperti pandangan sinis dan cibiran orang disekitar yang mencobah goyahkan keyakinan kita dan nilai-nilai luhur  yang kita genggam erat, yang mesti disingkirkan dari jalan tujuan yang hendak kita lewati. Itulah mengapa orang bijak pernah berkata penyesalan berkepanjangan tiada guna dan tak mengubah apapun. 
Satu hal penting saat kita memutuskan sesuatu adalah kita telah belajar untuk menghargai keputusan kita dan apapun meski mungkin tak mengenakkan hasilnya dan sangat mengecewakan. Tak perlu sedih, kecewa, gundah, dan marah dengan segala keputusan dalam hidup ini ......Pahamilah nilai sebuah tanggung jawab diri kita petik di saat kita menghormati sebuah keputusan. Jadi, tak alasan kita untuk menyesal dengan keputusan yang telah kita ambil, bukan! 
Jadi, tak perlu menyalahkan segala penghambat jalan kita meski sebuah kerikil kecil di celah-celah jari kaki kita, singkirkan dengan begitu langkah kaki melangkah lebih mulus. Keberanian menghadapi hidup adalah kunci keberhasilan mengarungi buasnya samudera kehidupan untuk menggapai pulau kemenangan. Bila tidak, tak salah kehidupanlah yang mengendalikan kita, bukan! 
Seperti kata Jim Rohn, "Ketika kita mengubah diri, maka semua yang kita dapatkan di luar diri kita akan berubah", Brian Tracy,"Jika kita tidak mau merumuskan tujuan hidup bagi diri kita, maka kita akan bekerja untuk merealisasikan tujuan hidup orang lain" dan Anthony Robbin pun mengatakan bawah "Ketika kita menentukan keputusan hidup, maka saat itulah nasib kita sudah dicetak" 
Have a positive day! 

Thanks 4 adek jelek atas tulisan ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar